Memulai sebuah kisah dalam sebuah situs.

Assalamualaikum  wr. wb.

Ini adalah sebuah situs rahasia yang menceritakan diriku sebenarnya. Namun disini saya akan menceritakan beberapa konteks yang menjadi perbincangan di dunia yaitu LGBT. Ini sudah menjadi bahan perbincangan di manca negara.

Saya adalah anak kedua dari dua bersaudara, dari sebuah keluarga yang biasa dan sederhana. Tidak ada yang rumit dalam keluarga ini, hanya saja ada sebuah rasa yang agak berbeda. Perasaan apakah itu?

Menurut saya ini adalah sebuah perasaan yang muncul seketika dan tidak dapat diperumpamakan, hanya ada 1 sampai 100 orang dari 10.000 orang di dunia yang mengalaminya. Hanya ada 1 sampai 10 orang yang dapat menekan perasaan ini. Hanya ada 100 dari 10.000 orang yang dapat mengerti sepenuhnya, dan hanya 1000 dari 10.000 orang yang mengerti namun belum sepenuhnya mengerti.

Sebuah perasaan yang aneh, bahkan diluar nalar dan pikiran manusia pada umumnya. Manusia akan berfikir bahwa itu bukan lah hal yang wajar dan tidak lazim. Itu adalah sebuah perasaan yang dapat dirubah hanya dengan membalikkan keadaan dan berfikir logis. Namun.. apa daya perkataan dan saran orang-orang yang tidak paham dan mengerti akan keadaan ini.

Sudah hampir 21 tahun saya hidup di dunia ini, masih tersesat dalam keadaan pasrah dengan keadaan dan menunggu akan kapan saya mendapat jawaban? saya sudah datang kepada tuhan, namun saya masih dalam keadaan berdosa, saya masih mencari dan mencari akan jawaban. Namun belum pernah berbicara atau terbuka dengan keadaan ini secara terang-terangan, namun pernah membuka aib ini kepada orang lain.

Sebuah perbincangan dan perdebatan hingga menimbulkan kontroversi pro dan kontra, merebut hak dan keadilan demi budaya dan kebiasaan, bahkan ada yang mempertahankan pendapat demi meraih hak tersebut supaya mendapat keadilan.

Saya tahu.. bahwa orang yang mempertahankan hak dan keadilan memang sudah sepatutnya dikatakan wajar, namun kewajaran tersebut tidak dapat saya peroleh dengan benar karena pada hakikatnya seharusnya mencari jalan lain dan benar dan tidak dari menerima nafsu.

Lamanya keadaan ini membuat hati terguncang mau kemanakah diri saya ini? Apakah saya harus terjun ke dalam lubang/jurang ataukah jalan menuju lokasi dimana tidak ada lubang/jurang. Titik terang masih saya cari dan ternyata saya masih menemukanya. Titik terang tersebut adalah saya masih berusaha untuk memperbaiki diri, menjadi diri lebih baik walaupun belum juga baik, dan memperdekat diri kepada yang maha kuasa.

Perjuangan yang tidak akan pernah kenal lelah, dan kalah. Masih mencari kelompok dimana mereka setuju akan perubahan membuat kehidupan lebih baik dengan menata dan tidak menjadi binatang.

Saya akan berusaha untuk merubah diri ini menjadi lebih baik dengan berusaha merubah keadaan walaupun bagi orang itu adalah hal yang tidak mungkin, maka akan saya buat menjadi mungkin.

Sebuah kata akhir dari penutup tulisan dihari ini. Bahwa tidak ada kata akhir dari perjuangan selama manusia itu masih mencari kebenaran, itu tidak akan pernah cukup. Namun jika orang tersebut sudah mencapai titik terang dimana dia merasakan damai dan tentram dan mencapai tujuanya dengan tidak merugikan orang lain maka mereka adalah orang yang benar.

Sekian
Wassalamualaikum wr.wb.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Setelah Masa Pahit berlalu menjadi pahit namun diberi beberapa pemanis.

Perjalanan setelah dua tahun